Pages

Rabu, 23 Oktober 2013

Introveksi Diri dan Perbaiki - Blue Generation



Dizaman yang serba moderen ini tantangan kehidupan begitu besar.Bahkan di semua sisi akan terancam kehancuran apabila tidak di sikapi dengan baik.Baik itu pergaulan,penggunaan obat terlarang,maksiat meraja lela dan yang baik sukar untuk di cari.Namun begitulah Manusia dengan yang tempatnya salah dan lupa.Nilai-nilai islam telah banyak tidak tertanam dalam pribadi-pribadi umat-Nya.Bukan tidak tahu tapi tidak tertanam.Ancaman pemuda adalah penggunaan obat-obat terlarang,pornografi,perampokan,pemerkosaan bahkan perzinahan dan sebagainya.
            Sering juga saya bergabung dan berdiskusi dengan mereka yang belum mendapatkan hidayah Allah (Begitulah bahasa halusnya) baik secara personal maupun kelompok.Dari hasil diskusi dan curahan itu dapat di simpul bahwa ada rasa keinginnan untuk keluar dari belengguh maksiat.Batin mereka merontak dan merasa letih dengan semua kemaksiatan yang pernah mereka lakukan.Dan itu pernah penulis rasakan juga sebelum mengenal lebih jauh arti kehidupan ini sebenarnya.Keinginan untuk berubah itu seketika-tika muncul dari diri manusia.Tapi kebanyakan rasa itu terkalahkan oleh beberapa faktor karena pengaruh lingkungan,pergaulan,ekonomi,dan cara berpikir yang salah.Nah semoga tulisan ini dapat membuka jalan pemikiran untuk jiwa-jiwa yang ingin keluar dari lumpur dosa dan maksiat.Jiwa-jiwa yang dapat merasa letih dengan permainan syaitan terkutuk.Kunci dari semau itu adalah PERUBAHAN dan KEYAKINAN.Berubah ke arah yang lebih baik dan Yakin bahwa itu adalah jalan yang terbaik dan menuju keselamatan.
Rasulallah Saw bersabda: “manusia adalah tempatnya salah dan lupa”, dan “setiap anak adam pernah berbuat kesalahan, dan sebaik-baik orang yang berbuat salah ialah yang bertaubat”
Dalam sebuah lagu Raja Dangdut H.Roma Irama :
Orang yang baik bukannya tidak pernah melakukan kesalahan.
Tapi yang menyadari kesalahan dan memperbaikinya.
Ya begitulah,orang yang baik bukannya orang yang tak pernah melakukan kesalahan.tapi orang yang baik adalah orang yang menyadari kesalahannya,menyadari kealfaannya,menyadari kelemahan dirinya,menyadari keburukan dirinya lalu berangkat dari kesadaran itulah dia mulai memperbaikinya.Mari kita Simak Firman Allah Ta’ala :

“Dan orang-orang yang mengerjakan dosa-dosa kemudian bertaubat sesudahnya dan beriman maka sesungguhnya Tuhanmu benar-benar Maha Pengampun dan Penyayang.” (QS. Al A’raaf: 153)

“Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertaubat dan mencintai orang-orang yang suka membersihkan diri.” (QS. Al Baqarah: 222)
“Maka sesudah mereka (nabi-nabi) datanglah suatu generasi yang menyia-nyiakan shalat dan memperturutkan hawa nafsu, niscaya mereka itu akan dilemparkan ke dalam kebinasaan. Kecuali orang-orang yang bertaubat di antara mereka, dan beriman serta beramal saleh maka mereka itulah orang-orang yang akan masuk ke dalam surga dan mereka tidaklah dianiaya barang sedikit pun.” (QS. Maryam: 59, 60)
Tentunya setelah timbul kesadaran dan keinginan yang kuat tersebut hendaknya selalu di balut denga keistiqomahan (Terus menerus dan tidak hanya sesaat).
“Dan barang siapa yang bertaubat dan beramal saleh maka sesungguhnya Allah akan menerima taubatnya.” (QS. Al Furqaan: 71)
Sesungguhnya seorang hamba apabila berbuat dosa maka di dalam hatinya ditorehkan sebuah titik hitam. Apabila dia meninggalkannya dan beristighfar serta bertaubat maka kembali bersih hatinya. Dan jika dia mengulanginya maka titik hitam itu akan ditambahkan padanya sampai menjadi pekat, itulah raan yang disebutkan Allah ta’ala:
“Sekali-kali tidak akan tetapi itulah raan yang menyelimuti hati mereka akibat apa yang telah mereka kerjakan.” (QS. Al Muthaffifin: 14) (HR. Ahmad, Tirmidzi, Ibnu Majah dan dihasankan Al Albani).
Perubahan Kearah yang lebih baik itu mudah pada awalnya,tapi kebanyakan luntur di tengah jalan.Maka untuk melakukan Pembenahan diri hendaklah kita Mengikuti cara-cara bertaubat yang baik sesuai yang Allah dan Rosulnya ajarkan.

Firman Allah Surat At-Tahrim: 66, "Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubat yang semurni-murninya, mudah-mudahan Tuhan kamu akan menghapus kesalahan-kesalahanmu dan memasukkan kamu ke dalam sorga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, pada hari ketika Allah tidak menghinakan Nabi dan orang-orang yang beriman bersamanya, sedang cahaya mereka memancar di depan dan di sebelah kanan mereka, sambil mereka mengatakan 'Ya Tuhan kami, sempurnakanlah bagi kami cahaya kamidan ampunilah kami, sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu'".:

Tentunya semua itu harus di sertakan Niat yang Ikhlas Lillahita’ala,Sabar,Kuat dan mengetahui strateginya (Diantara menjauhi hal-hal yang memancing dosa) juga memulai untuk cara kehidupan yang baik.Dan yang terpenting adalah Keinginan dan kesadaran itu termotivasi dari dalam diri kita sendiri selebih baru dari lingkungan kita.Firman Allah :
Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang mengubah apa apa yang pada diri mereka ” (QS 13:11)

Semoga Allah Mencurahkan Hidayah-Nya Kepada kita Semua Aamiin ya Robbal’alamin..

Oleh :Hermansyah Zaini.
@Blue Generation

0 komentar:

Posting Komentar