Dizaman yang serba moderen ini tantangan kehidupan begitu besar.Bahkan di
semua sisi akan terancam kehancuran apabila tidak di sikapi dengan baik.Baik
itu pergaulan,penggunaan obat terlarang,maksiat meraja lela dan yang baik sukar
untuk di cari.Namun begitulah Manusia dengan yang tempatnya salah dan
lupa.Nilai-nilai islam telah banyak tidak tertanam dalam pribadi-pribadi
umat-Nya.Bukan tidak tahu tapi tidak
tertanam.Ancaman pemuda
adalah penggunaan obat-obat terlarang,pornografi,perampokan,pemerkosaan bahkan perzinahan dan sebagainya.
Sering juga saya bergabung
dan berdiskusi dengan mereka yang belum mendapatkan hidayah Allah (Begitulah
bahasa halusnya) baik secara personal maupun kelompok.Dari hasil diskusi dan
curahan itu dapat di simpul bahwa ada rasa keinginnan untuk keluar dari belengguh maksiat.Batin mereka merontak dan merasa letih dengan semua kemaksiatan
yang pernah mereka lakukan.Dan itu pernah penulis rasakan juga sebelum mengenal
lebih jauh arti kehidupan ini sebenarnya.Keinginan untuk berubah itu seketika-tika muncul dari diri manusia.Tapi kebanyakan rasa itu terkalahkan oleh
beberapa faktor karena pengaruh lingkungan,pergaulan,ekonomi,dan cara berpikir
yang salah.Nah semoga tulisan ini dapat membuka jalan pemikiran untuk jiwa-jiwa
yang ingin keluar dari lumpur dosa dan maksiat.Jiwa-jiwa yang dapat merasa
letih dengan permainan syaitan terkutuk.Kunci dari semau itu adalah PERUBAHAN
dan KEYAKINAN.Berubah ke arah yang lebih baik dan Yakin bahwa itu adalah jalan
yang terbaik dan menuju keselamatan.
Rasulallah Saw bersabda: “manusia adalah tempatnya salah dan lupa”, dan “setiap anak adam pernah
berbuat kesalahan, dan sebaik-baik orang yang berbuat salah ialah yang
bertaubat”
Dalam sebuah lagu Raja Dangdut H.Roma Irama :
Orang yang baik bukannya tidak pernah melakukan
kesalahan.
Tapi yang menyadari kesalahan dan memperbaikinya.
Ya begitulah,orang yang baik bukannya orang yang tak pernah melakukan
kesalahan.tapi orang yang baik adalah orang yang menyadari
kesalahannya,menyadari kealfaannya,menyadari kelemahan dirinya,menyadari
keburukan dirinya lalu berangkat dari kesadaran itulah dia mulai
memperbaikinya.Mari kita Simak Firman Allah Ta’ala
:
“Dan orang-orang yang mengerjakan dosa-dosa kemudian
bertaubat sesudahnya dan beriman maka sesungguhnya Tuhanmu benar-benar Maha
Pengampun dan Penyayang.” (QS. Al A’raaf: 153)
“Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertaubat
dan mencintai orang-orang yang suka membersihkan diri.” (QS. Al
Baqarah: 222)
“Maka sesudah mereka (nabi-nabi)
datanglah suatu generasi yang menyia-nyiakan shalat dan memperturutkan hawa
nafsu, niscaya mereka itu akan dilemparkan ke dalam kebinasaan. Kecuali
orang-orang yang bertaubat di antara mereka, dan beriman serta beramal saleh
maka mereka itulah orang-orang yang akan masuk ke dalam surga dan mereka
tidaklah dianiaya barang sedikit pun.”
(QS. Maryam: 59, 60)
Tentunya setelah timbul kesadaran
dan keinginan yang kuat tersebut hendaknya selalu di balut denga keistiqomahan
(Terus menerus dan tidak hanya sesaat).
“Dan barang siapa yang bertaubat dan
beramal saleh maka sesungguhnya Allah akan menerima taubatnya.” (QS. Al Furqaan: 71)
Sesungguhnya seorang hamba apabila berbuat
dosa maka di dalam hatinya ditorehkan sebuah titik hitam. Apabila dia
meninggalkannya dan beristighfar serta bertaubat maka kembali bersih hatinya.
Dan jika dia mengulanginya maka titik hitam itu akan ditambahkan padanya sampai
menjadi pekat, itulah raan yang disebutkan Allah ta’ala:
“Sekali-kali tidak akan tetapi
itulah raan yang menyelimuti hati mereka akibat apa yang telah mereka
kerjakan.” (QS. Al Muthaffifin: 14) (HR.
Ahmad, Tirmidzi, Ibnu Majah dan dihasankan Al Albani).
Perubahan Kearah yang lebih baik itu
mudah pada awalnya,tapi kebanyakan luntur di tengah jalan.Maka untuk melakukan
Pembenahan diri hendaklah kita Mengikuti cara-cara bertaubat yang baik sesuai
yang Allah dan Rosulnya ajarkan.
Firman Allah Surat At-Tahrim: 66, "Hai orang-orang yang beriman,
bertaubatlah kepada Allah dengan taubat yang semurni-murninya, mudah-mudahan
Tuhan kamu akan menghapus kesalahan-kesalahanmu dan memasukkan kamu ke dalam
sorga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, pada hari ketika Allah tidak
menghinakan Nabi dan orang-orang yang beriman bersamanya, sedang
cahaya mereka memancar di depan dan di sebelah kanan mereka, sambil mereka
mengatakan 'Ya Tuhan kami, sempurnakanlah bagi kami cahaya kamidan ampunilah
kami, sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu'".:
Tentunya semua itu harus di sertakan
Niat yang Ikhlas Lillahita’ala,Sabar,Kuat dan mengetahui strateginya (Diantara
menjauhi hal-hal yang memancing dosa) juga memulai untuk cara kehidupan yang
baik.Dan yang terpenting adalah Keinginan dan kesadaran itu termotivasi dari
dalam diri kita sendiri selebih baru dari lingkungan kita.Firman Allah :
“Sesungguhnya
Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang
mengubah apa apa yang pada diri mereka ” (QS 13:11)
Semoga Allah Mencurahkan Hidayah-Nya
Kepada kita Semua Aamiin ya Robbal’alamin..
Oleh :Hermansyah Zaini.
@Blue Generation







0 komentar:
Posting Komentar